PENGADAAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM

TINGKAT PASCA SARJANA (S2), SARJANA (S1) UNTUK GOLONGAN III
TAHUN ANGGARAN 2008

Departemen Pekerjaan Umum Republik Indonesia membuka kesempatan kepada para Pasca Sarjana dan Sarjana bagi yang Berwarga Negara Indonesia baik pria maupun wanita, sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Departemen Pekerjaan Umum yang akan ditempatkan baik di Pusat maupun di Daerah dengan ketentuan:

Selengkapnya di: http://www.pu.go.id/SPPNSPU2008.asp.asp

LIPI mengundang insan-insan muda calon peneliti Indonesia

Melanjutkan Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil – CPNS di lingkungan
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia – LIPI sejak tahun 2005, pada tahun
anggaran 2008 ini LIPI kembali membuka kesempatan kepada insan-insan
muda Indonesia untuk berkiprah sebagai peneliti dan tenaga
pendukungnya di berbagai satuan kerja LIPI.

LIPI adalah lembaga ilmu pengetahuan milik negara yang mendapatkan
otoritas tertinggi untuk melakukan kajian dan penelitian ilmiah di
Indonesia. Untuk itu LIPI menanungi 47 satuan kerja dengan kompetensi
kajian ilmiah atau sebagai pendukung kegiatan ilmiah yang spesifik
untuk masing-masing satuan kerja (more…)

Saya kemarin baru buka bersama div trainingnya ZTE sempet ngobrol2 sama orang china-nya (Mr Wang) kalo program training ZTE diadakan per 6 bulan, dan setelah itu direkomendasikan untuk mengerjakan proyek2 ZTE, secara mereka memang lagi recruit banyak orang.Kalo beruntung akan diseleksi lagi untuk jadi karyawan tetap atau kontrak.

Dia juga tanya-tanya tentang polines ke aku, tanya tentang pertahun prodi telkom kita itu nglulusin berapa orang, dia tertarik untuk kerjasama (mereka udah kerjasama dengan STT-Telkom dan UGM).

Jadi kalo fresh graduate silahkan kirim lamaran buat program training “smart training”-nya mereka karena training itu berkesinambungan dan open public.

lamaranya dikirim ke sini ya: (more…)

Daerah Operasi Unit Pengolahan (UP) II, III, IV, V & VII PT.PERTAMINA (PERSERO) membutuhkan 201 orang lulusan Diploma 3/Sederajat untuk dipekerjakan sebagai Operator dan Teknisi Kilang dengan kriteria sebagai berikut:

PERSYARATAN UMUM :

1. Jenis kelamin laki-laki; Status belum menikah bagi pelamar dari luar Pertamina, kecuali bagi pelamar dari pekerja outsourcing Pertamina.
2. Pendidikan terakhir D3 jurusan Teknik Kimia (TK), Analis Kimia (AK), Teknik Listrik – Arus Kuat (TLA), Mesin (TM), Instrumen/Elektroni ka (TIE), Lingkungan (TL), Teknik Pengolahan Migas (TPM).
3. Bagi pelamar dari pekerja outsourcing Pertamina, minimal pengalaman kerja 3 tahun di Pertamina UP tujuan lamaran.
4. IPK minimal 2.75.
5. Usia maksimal 24 tahun per 01/01/2008 bagi pelamar dari luar Pertamina, atau maksimal 32 tahun per 01/01/2008 bagi pelamar dari pekerja outsourcing Pertamina.
6. Tinggi badan minimal 160 cm.
7. Tercatat sebagai pencari kerja di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat.
8. Bebas narkoba.
9. Berbadan sehat, tidak buta warna, dan diutamakan tidak berkaca mata/contact lens.
10. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah operasi PT. PERTAMINA (PERSERO).
11. Lulus seluruh tahapan seleksi.
(more…)

Saat seseorang menyebutkan karir paling menjanjikan, apa yang anda pikirkan? Jika anda menyebutkan IT (Information Technolgy), itu tidaklah mengejutkan. U.S. Dept of Labor (DoL) dan Bureau of Labor Statistics (BLS) melihat tingginya permintaan akan karir ini antara tahun 2000-2014.

Banyak orang yang memilih jurusan ilmu komputer, mendapatkan gelar dan menyadari mereka tidak mau mengerjakan pekerjaan tradisional seperti business programmer, network administrator, database administrator, analyst, tech support dan masih banyak lagi.

Karir tradisional ini mungkin akan tetap diminta di masa depan, namun jangan lupakan alternatif lain. Berikut adalah karir paling menjanjkan dan diminati yang berhubungan dengan ketrampilan komputer.
Daftar ini dibuat berdasarkan BLS Top 30 fastest growing careers dan juga wawancara dengan professional komputer.

(more…)

Today i got email from one of my linkedin network

Hi,

We have some urgent requirements with our client NSN (Nokia Siemens Networks) for the following telecom positions globally. Pls send your cvs or references for the relevant skills to nxxxxx@imsiglobal.com

1.Radio Commander Engineer with RC upgrade and know how in V7.0 & V9.0………… Morocco
2.R4 Performance & Optimization Engineer……..Indonesia
3.Nokia CS Core Rel4 engineer…………….. Indonesia, Syria, Jordan
5.Siemens Core TAC2 engineer (R99 core) ………. Algeria, Afghanistan
6.Nokia NetAct OSS Engineer……………………………Qatar
7.Network Design & Optimization Engineers with Experience in 3G Planning….Egypt
8. Radio Planner, WCDMA…..China


Nxxx
Telecom Recruiter
IMSI India Pvt. Ltd
+91 135 2527xxx

Ternyata headhunter pun menggunakan linkedin untuk mencari tenaga outsource yang mereka butuhkan

Jadi gunakan keyword yang tepat untuk profile dilinkedin anda, karena begitu mereka mencari dengan keyword sesuai dengan keahlian atau posisi yang mereka butuhkan who knows they find you and request to connect to you as they resource database.

Or you can find headhunter like them, usually you can find them by seeing their connection which is more than 500 people in their network. You can request to connect them and get job offeringfrom them suit you.

There are many headhunter such as IMSi, adacell, nexwave, lexcorp, etc

Is there any experience with one of the headhunter, please sharing with us in here

Happy hunting


Mengapa perputaran karyawan tinggi walaupun remunerasinya di atas
rata-rata? Uangkah pemicunya? Atau ada faktor lain yang menentukan kesetiaan
mereka?

Akhir tahun lalu, Lesmana, seorang teman lama yang ahli dalam
pengembangan bisnis telekomunikasi mendapatkan tawaran dari sebuah perusahaan
multinasional untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia . Dia tertarik
dan memutuskan untuk bergabung. Dia telah banyak mendengar tentang
pimpinan perusahaan ini, yang sering diberitakan sebagai pemimpin visionaris
dan legendaris.

Gaji Lesmana besar, perlengkapan kantornya mutakhir, teknologinya
canggih, kebijakan SDM-nya pro-karyawan, kantornya megah di daerah segitiga
emas, bahkan kantinnya menyajikan makanan yang lezat dan murah. Dua
kali dia dikirim keluar negeri untuk pelatihan. “Proses pembelajaran saya
adalah yang tercepat di sini,” kata Lesmana.

“Sungguh menakjubkan bekerja dengan dukungan teknologi mutakhir seperti
di perusahaan ini”. Siapa nyana dua minggu lalu, belum genap tujuh
bulan bekerja di perusahaan itu, dia mengundurkan diri.
Lesmana belum
mendapatkan tawaran pekerjaan lain, tapi dia tidak sanggup lagi bertahan di
sana. Belakangan, sejumlah karyawan di divisi yang sama dengannya ikut
resigned. Direktur utama perusahaan itu pun merasa tertekan karena
perputaran (turnover) karyawan sangat tinggi. Cemas memikirkan biaya yang
sudah dikeluarkan perusahaan untuk alokasi dana pelatihan karyawan. Ia
juga bingung lantaran tidak tahu apa gerangan yang terjadi. Mengapa
karyawan yang bertalenta bagus ini mengundurkan diri, padahal gajinya sudah
cukup tinggi?

Lesmana resigned karena beberapa alasan. Alasan ini juga yang
menyebabkan sebagian besar karyawan lain yang bertalenta tinggi akhirnya
mengundurkan diri.

Beberapa survey membuktikan bahwa jika anda kehilangan karyawan
berbakat, periksalah atasan langsung mereka. Si atasan adalah alasan utama
karyawan tetap bekerja dan berkembang dalam suatu perusahaan. Namun dia
jugalah yang menjadi alasan utama mengapa para karyawan berhenti dari
pekerjaannya, membawa pergi pengetahuan, pengalaman dan klien mereka.
Bahkan tidak jarang selanjutnya secara terang-terangan berkompetisi dengan
perusahaan bekas tempatnya bekerja.

“Karyawan meninggalkan manajernya bukan perusahaannya, “kata para ahli
SDM. Begitu banyak uang yang telah dikeluarkan untuk tetap
mempertahankan karyawan berbakat, baik dengan memberikan gaji lebih tinggi,
bonus ekstra maupun pelatihan mahal. Namun pada akhirnya, perputaran karyawan
kebanyakan disebabkan oleh manajer/pimpinannya , bukan oleh hal lain.
Jika anda mengalami masalah turnover, maka pertama-tama periksalah
kembali para manajer anda. Apakah mereka biang keladi yang membuat para
karyawan tidak betah?. Pada tahap tertentu, karyawan tidak lagi melihat
jumlah uang yang ia dapatkan, tapi lebih kepada bagaimana mereka
diperlakukan dan seberapa besar perusahaan menghargai mereka..
Kedua hal ini umumnya tergantung dari sikap para pimpinan terhadap
mereka. Dan sejauh ini, bekerja dengan atasan yang buruk sering dialami
oleh para karyawan yang bekerja dengan baik. Survey majalah Fortune
beberapa tahun lalu mengungkapkan bahwa 75% karyawan
menderita karena berada di bawah atasan yang menyebalkan.
Dari seluruh penyebab stress ditempat kerja, seorang atasan yang jahat
mungkin adalah hal yang terburuk, yang secara langsung akan
mempengaruhi kinerja dan mental para karyawan.

Simak saja kisah yang dikutip langsung dari “medan perang” ini. Mulya
seorang insinyur, masih bergidik saat membayangkan hari-hari dimana ia
dimaki-maki bos di depan staf lainnya. Atasannya itu sering menghina
dengan kata-kata yang kasar. Waktu menghadapi hal menakutkan itu, Mulya
praktis tak punya nyali untuk menjawab. Ia kembali ke rumah dengan
perasaan tidak keruan dan mulai menjadi kasar seperti sang atasan. Bedanya
kekesalan ini dilampiaskan ke istri dan anak-anaknya, kadang juga ke
anjing peliharaannya. Lambat laun, bukan pekerjaan Mulya saja yang kacau
balau, pernikahan dan keluarganya pun hancur berantakan.

Nasib Agus juga setali tiga uang. Menceritakan “penyiksaan” yang
dilakukan oleh bosnya gara-gara ada perbedaan pendapat yang tidak terlalu
penting antara keduanya. Atasan Agus benar-benar menunjukkan rasa tidak
suka terhadapnya. Ia tidak lagi diikut-sertakan dalam pengambilan
keputusan. “Bahkan dia tidak lagi memberikan saya dokumen maupun pekerjaan
baru,” keluh Agus. “Sangat memalukan duduk di depan meja kosong tanpa tahu
apapun dan tidak seorangpun yang membantu saya”. Lantaran tidak tahan
lagi, lalu Agus mengundurkan diri.

Para ahli SDM mengatakan, dari segala bentuk kekerasan, tindakan
memperlakukan karyawan ditempat umum adalah yang terburuk. Pada
awalnya, si karyawan mungkin tidak langsung mengundurkan diri, akan tetapi
pikiran itu sudah tertanam. Jika kejadian terulang lagi, pikiran tersebut
akan semakin kuat. Dan akhirnya, pada kejadian yang ketiga, karyawan
itu akan mulai mencari pekerjaan lain. Ketika seseorang tidak bisa
membalas kemarahannya, ia akan melakukan pembalasan “pasif”. Biasanya dengan
cara memperlambat pekerjaan, berleha-leha, hanya melakukan pekerjaan
yang disuruh atau menyembunyikan informasi penting.

“Jika anda bekerja untuk orang yang menyebalkan,
pada dasarnya anda ingin orang itu mendapat kesulitan. Jiwa
dan pikiran kita tidak menyatu lagi dengan pekerjaan kita,” papar Agus.

Para manajer bisa menekan bawahan melalui beragam cara. Misalnya dengan
mengontrol bawahan secara berlebihan, curiga, menekan, terlalu kritis,
bawel dan sebagainya. Namun para atasan tersebut tidak sadar bahwa
karyawan bukan merupakan aset tetap, mereka adalah manusia bebas. Jika ini
terus berlanjut, maka seorang karyawan akan mengundurkan diri, walau
tampaknya cuma karena masalah sepele saja.

Bukan pukulan ke-100 yang menjatuhkan seseorang, tapi 99 pukulan yang
diterima sebelumnya. Memang benar, karyawan meninggalkan pekerjaannya
karena bermacam alasan untuk kesempatan yang lebih baik atau kondisi
yang tidak memungkinkan lagi. Namun banyak yang semestinya tetap tinggal
jika tidak ada satu orang (seperti atasan Lesmana) yang terus-menerus
mengatakan, “Kamu tidak penting, saya bisa dapat lusinan orang yang lebih
baik dari kamu!”.

Kendati tersedia segudang pekerjaan lain (terlebih dalam keadaan
pengangguran tinggi sekarang ini), bayangkanlah sesaat, berapa biaya
atas hilangnya seorang karyawan yang bertalenta tinggi.. Ada biaya yang
harus dibayar untuk mencari pengganti, ada biaya pelatihan bagi
pengganti karyawan tersebut. Belum lagi akibat yang ditimbulkan karena tidak
ada orang yang mampu melakukan pekerjaan itu saat calon pengganti sedang
dicari, kehilangan klien dan kontak yang dibawa pergi karyawan yang
hengkang, penurunan moral karyawan lainnya, hilangnya rahasia penjualan
dari karyawan tersebut yang seharusnya diinformas an ke karyawan
lainnya, dan yang terutama turunnya reputasi perusahaan.

Lagi pula, setiap karyawan yang pergi, bagaimanapun juga akan menjadi “duta”
untuk mewartakan hal yang baik maupun  yang buruk dari perusahaan itu.
Kita semua tahu suatu perusahaan telekomunikasi besar yang orang-orang
ingin sekali bergabung, atau suatu bank yang hanya sedikit orang ingin
menjadi bagiannya. Mantan karyawan kedua perusahaan ini telah keluar
untuk menceritakan kisah pekerjaannya.

“Setiap perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan harus
memikirkan cara untuk mengikat jiwa setiap karyawannya, ” kata Jack Welch
mantan orang nomor satu di General Electric. Umumnya nilai suatu perusahaan
terletak “diantara telinga” para karyawannya. Karyawan juga manusia,
punya mata, punya hati…..

Sumber: Gaji Tinggi Bukan Segalanya oleh JUNIUS LEE,CEO & Managing
Consultant JCI Kimberley Executive Search International (Recruitment
Consultants)

Salah satu hal yang menyebabkan kita sulit menjawab adalah karena kita tidak tahu berapa range di perusahaan tersebut, karena nanya gaji ke temen dibilang g sopan dan sensitif, dan karena kita sendiri belum mampu menilai berapa harga kita yang layak terutama temen2 yang fresh graduate. Sebenarnya bila kita ditanya masalah gaji, kita bisa jawab range saja juga jelasin benefit2 yang didapet, juga dengan kelebihan dan kekurangan di environtment perusahaan, ini faktor selain duit yang bisa bikin kita betah di perusahaan, jadi g takut dibilang “wah” ataupun malu dengan besaran gaji kita.

Ahh, site ini memang diharapkan mampu menampung cerita teman2 tentang hal itu. Sehingga siapapun mau interview atau melakoni pekerjaannya akan lebih mengenal medan dan triknya dari yang lain.

Beberapa temen pernah share masalah pertanyaan tentang ekspektasi gaji diatas

Salah satu pertanyaan tersulit dalam sebuah interview khususnya bagi fresh graduate adalah “berapa gaji yang kamu harapkan/inginkan dalam pekerjaan ini?”

(more…)

Pertanyaan standar job interview itu ada banyak, saya coba tulis aja yang  paling sering masuk :

1. Please describe yourself
2. What do you know about our company?
3. How do you know and what do you know about this job?
4. Why do you want to work with us?
5. What is your best achievements and explain why?
6. What is your worst failure?
7. What is your best expertise? ( kebalikannya biasanya juga ditanyain )
8. Are you comfortable with the job and all the responsibilities? ( ini biasanya jadi pertanyaan pembuka )

Jawaban harus singkat, padat dan jelas. Jangan pake kata-kata yang klasik, klise dan murahan ( maap kalo saya terus terang ). Khusus untuk point no 2. silakan cari informasi sebanyak-banyaknya via media apapun, mis. referensi internal, website ( is a must, kalo perlu baca berulang-ulang sampe apal ), dsb.

Recruiter dan hiring manager bakal tau pasti kalo kamu ngebullshit ato emang bener2 niat gabung dengan mereka. Untuk pertanyaan no 6. jangan dijawab ” I never do any failure/mistake”, karena itu jelas – jelas boong. Ceritain aja salah satu kesalahan kamu ( yang sekiranya orang lain bakal bilang “Oh, sh*t!” ), yang kamu tahu gimana cara pencegahan ato at least gimana caranya supaya ga kejadian lagi. Ceritakan dengan kesan bahwa saat ini kamu udah dalam ga bakal ngalamin kesalahan macem itu. Orang selalu belajar dari kesalahan.

Masukkan unsur-unsur kerjasama, kepemimpinan, dan kemampuan mengambil keputusan dalam jawaban kamu. Jangan terlalu eksplisit, cari kata-kata yang halus dan mengarah ke poin-poin tadi di sela-sela jawaban kamu.

Fresh graduate sekalipun ada kemungkinan besar bakal ditanya pertanyaan-pertanyaan diatas, jadi sebisa mungkin cari sesuatu yang menunjang diri kamu baik dari segi teknis, akademis, ataupun sisi personal ( ini juga ngaruh lo ) selama kuliah. Jangan cuman kuliah thok, rugi entar. Siapa bilang hobi masak ato nari kamu ga bisa jadi pertimbangan yang menentukan :p?  Faktor keseimbangan dalam hidup juga sering jadi penentu kamu masuk ato enggak.

Ga sedikit proses rekruitmen yang dilakukan via telepon/email sepenuhnya ( kesempatan ketemu pertama kalinya dengan mereka ya pas kamu mulai kerja ), jadi selalu persiapkan untuk itu. Caranya? Bikin draft pertanyaan dan jawaban, simulasikan proses wawancara dengan diri sendiri ( kalo ga ada temen yang bisa diajak bareng ). Contoh paling gampang pake henpon/komputer, rekam suaranya, dengerin dan ulangi lagi sampe dapat kesan yang meyakinkan ( tetep, jangan lupa jaga mood dan selalu senyum selama ngomong ). Mungkin ini kedengaran bodoh tapi believe me, it damn works. Latihan itu penting. Kasi kesan personal dalam kata-kata kamu, joke boleh, asal masih masuk koridor. Sekali-sekali nge-flame produk lawan juga gpp, asal tetap cerdas dan elegan dalam cara ngomonginnya.

Kalo kamu diminta wawancara ( via telepon ato ketemu langsung ), usahakan kamu bisa minta tentukan waktunya di pagi hari. Saat itu kedua belah pihak masih seger, tingkat stress pas rendah, jadi lebih rileks dan sama-sama enak. Kalo kamu ngerasa ga bisa waktunya ya bilang aja ga bisa dan usahakan minta mundur dengan alasan yang bagus. Jangan maksain, timing itu penting. Bener banget tulisan mas Benny Onggono, usahakan menjawab dengan sesuatu yang jelas, lugas, mantap dan pasti.

Gimana dengan proses rekruitmen yang via email?
BELAJAR NULIS
BELAJAR NULIS
BELAJAR NULIS
DAN…..
BELAJAR NULIS

Cari temen yang bisa diajak email-emailan pake bahasa Inggris. Ga harus orang luar negri, temen ndiri juga bisa. Inilah pentingnya punya partner yang lebih tahu, jadi bisa kasi koreksi.

Alumni ee-undip jangan sampai bilang gini :
Wawancaranya entar pake bahasa inggris ga? Duh… gimana ya kalo entar make bahasa inggris?
*sambil tangannya nguyel-uyel ujung baju*

Bahasa Inggris itu udah jadi standar, ga bisa bilang enggak. Both oral and written, itu pasti. Ga harus punya skor toefl > 600 ( kecuali syaratnya minta itu ), yang penting ngomong bisa berasa nyaman/natural (urusan logat mah sebodo’, coba aja ngomong ma orang india, china, ato singapur, dengerin logat bahasa inggris mereka gimana) dan nulis ga pake buka kamus/kebanyakan mikir.

Bagaimanapun juga, step pertama adalah resume. Ya, tapi misal kalo kamu orang yang lebih banyak main di audio/visual/desain ( mis. desain web, 3d, compositor, sound editor, dsb )  ya harus punya portfolio sekaligus resume, fardhu ain hukumnya.

Sementara ini dulu. Silakan dikoreksi kalo misal ada yang ga bener.
Xie xie.

- D e e -

Usahakan menghindari kata “” mungkin”" dalam menjawab pertanyaan …
Kalo tidak tahu atau tidak bisa bisa diperhalus dengan … Saya akan melakukan yang terbaik dan saya yakin bisa melakukannya.

**email by Benny

Next Page »